Ambeien: Gejala, Penyebab, Pengobatan, dan Komplikasinya
Kesehatan
4 hari yang lalu,
Oleh : marketing
Kawan Permata mungkin sudah tidak asing lagi bila mendengar istilah Ambeien atau Wasir, yup Ambeien/Wasir merupakan masalah kesehatan yang timbul akibat pembuluh darah yang melebar dan meradang di sekitar anus. Biasanya Ambeien/Wasir menimbulkan rasa yang tidak nyaman dan terkadang begitu menyakitkan sehingga pasien yang menderita Ambeien cenderung kesulitan dalam BAB ataupun duduk.
Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) yang dilakukan oleh Kemenkes tahun 2018, prevalensi Ambeien/Wasir di Indonesia adalah sekitar 6,1%. Namun, hanya 1,2% pasien yang terdiagnosa mengidap Ambeien/Wasir.
Kejadiannya wasir cenderung mengalami eskalasi seiring dengan bertambahnya usia seseorang, yang mana usia puncaknya adalah umur 45-65 tahun. Usia lanjut dengan gaya hidup yang kurang sehat memicu seseorang untuk terkena Ambeien/Wasir.
Sebuah Jurnal yang berjudul Hemorrhoid embolization: A review of current evidences menerangkan bahwa Pasien dengan masalah Ambeien/Wasir paling sering mengalami perdarahan rektal kronis yang berulang, sehingga mengurangi kualitas hidup dan juga dapat menyebabkan anemia. Pada kondisi trombosis atau fisura, pasien Ambeien/Wasir dapat mengalami rasa sakit yang luar biasa.
Gejala dan Komplikasi Ambeien atau Wasir
Terkait gejala Ambeien/Wasir itu tergantung pada jenis Ambeien yang dialami oleh pasien yang mengalaminya. Dilansir Mayoclinic.com Ambeien dalam (internal) biasanya terletak di dalam rektum, sulit untuk dilihat dan jarang menyebabkan ketidaknyamanan. Akan tetapi, mengejan atau iritasi saat BAB bisa menyebabkan:
- Pendarahan tanpa rasa sakit; biasanya bisa kamu dapati darah tersebut saat BAB dalam tisu atau toilet
- Wasir yang menonjol keluar dari lubang anus, disebut wasir prolaps. Hal ini biasanya sering kali menyebabkan rasa sakit maupun iritasi
Sedangkan untuk Ambeien luar (eksternal), sering kali menimbulkan gejala sebagai berikut:
- Rasa gatal atau iritasi di area anus
- Rasa sakit atau ketidaknyamanan
- Pembengkakan di sekitar anus
- Pendarahan
Lalu untuk Ambeien/Wasir luar yang membentuk gumpalan atau Wasir Trombosis biasanya menimbulkan gejala:
- Sakit parah
- Pembengkakan
- Peradangan
- Benjolan keras dan berubah warna di sekitar anus
Sebuah laporan yang dipublikasi oleh Pubmed, Ambeien atau Wasir Internal dikategorikan berdasarkan tingkatan prolapsnya (menonjolnya) dari saluran anus:
- Grade 1: Tidak mengalami prolaps (menonjol) di bawah garis dentata, terlihat saat anoskopi
- Grade 2: Prolaps keluar dari saluran anus tetapi kembali ke posisi semula secara spontan
- Grade 3: Prolaps keluar dari saluran anus dan memerlukan reduksi manual (prosedur medis non-bedah untuk mengembalikan jaringan rektum yang keluar dari lubang anus)
- Grade 4: Tidak dapat direduksi dan dapat menyebabkan penyempitan/pencekikan
Jenis Pengobatan Ambeien atau Wasir
Pengobatan Ambeien atau Wasir cukup beragam, tergantung dengan jenis dan tingkatan Ambeien yang diderita oleh pasien. Dilansir Mayoclinic.com, pengobatan wasir terdiri dari:
- Pengobatan Rumahan
Pengobatan ini dapat mengurangi rasa sakit ringan, pembengkakan, dan pengobatan wasir dari rumah, dengan cara:
- Konsumsi makan tinggi serat karena makanan tinggi serat dapat melunakan tinja dan meningkatkan volume tinja sehingga pasien tidak perlu mengejan terlalu keras saat BAB.
- Merendam secara teratur area anus yang mengalami Ambeien. Merendam sekitar anus yang memiliki wasir selama 10-15 menit dalam 2-3 kali sehari dapat membantu meredakan wasir.
- Penggunaan Obat
- Wasir memungkinkan untuk menimbulkan rasa sakit. Biasanya tenaga medis meresepkan krim, salep, supositoria, atau pembalut khusus. Tak jarang, banyak pula yang meresepkan Hidrokortison (Steroid yang dapat menipiskan kulit) guna membantu meredakan nyeri dan gatal pada Ambeien atau Wasir.
- Mengonsumsi obat pereda nyeri seperti asetaminofen, aspirin, atau ibuprofen untuk sementara waktu guna meredam nyeri. Perlu diingat dalam penggunaan obat haruslah bijak dan usahakan konsultasi terlebih dahulu dengan tenaga medis sebelum mengonsumsinya.
- Trombektomi Wasir Eksternal
Prosedur ini dilakukan apabila telah terjadi gumpalan di dalam wasir eksternal atau wasir luar sehingga sering kali menimbulkan rasa tidak nyaman atau nyeri. Trombektomi merupakan prosedur yang biasanya dilakukan dengan anestesi/bius lokal dengan membuat sayatan kecil untuk mengeluarkan darah beku tersebut sehingga memberikan kelegaan cepat terutama jika dilakukan dalam 72 jam setelah gumpalan muncul.
- Prosedur Invasif Minimal
Terdapat beberapa kasus Ambeien atau Wasir yang dapat diatasi dengan Prosedur Invasif Minimal. Prosedur ini antara lain:
- Ligasi dengan karet: Biasanya dokter akan memasangkan 1 atau 2 karet gelang kecil di sekitar pangkal wasir internal untuk memutuskan aliran darah ke Wasir. Wasir yang telah diligasi akan layu dan lepas dalam waktu seminggu.
- Skleroterapi: Dokter akan menyuntikan larutan kimia ke dalam jaringan wasir untuk mengecilkan wasir.
- Koagulasi: Prosedur ini dilakukan menggunakan laser, sinar inframerah, atau panas sehingga wasir internal dapat menyusut.
- Prosedur Pembedahan atau Operasi
Terdapat beberapa kasus Wasir atau Ambeien yang memerlukan tindakan Bedah/Operasi untuk pemulihannya. Prosedur ini dilakukan apabila tindakan lainnya dinilai tidak efektif dan pasien memiliki ukuran Wasir yang cukup besar.
Hemoroidectomy atau pengangkatan wasir, tindakan ini ditujukan untuk mengobati wasir yang parah atau berulang. Komplikasi yang mungkin terjadi termasuk kesulitan buang air kecil, yang dapat menyebabkan infeksi saluran kemih. Komplikasi ini bersifat jangka pendek dan terutama terjadi setelah anestesi spinal.
Hal yang Perlu Diperhatikan Bagi Penderita Ambeien/Wasir
Terdapat hal-hal yang perlu diperhatikan bagi pasien yang mengidap masalah Wasir atau Ambeien, antara lain:
- Konsultasikan dengan dokter atau tenaga medis terlebih dahulu dalam penggunaan obat apapun yang bertujuan mengobati Wasir atau Ambeien
- Hindari mengonsumsi makanan pedas yang dapat memicu rasa tidak nyaman pada Ambeien
- Rutin konsumsi serat, sehingga kamu terhindar dari kebiasaan mengejan terlalu keras saat Buang Air Besar
- Penuhi asupan cairan dengan rutin konsumsi air putih, minimal 8 gelas per hari
- Mulailah pola hidup sehat dan rajin berolahraga
- Segera konsultasikan dengan Dokter Spesialis Bedah jika kondisi Ambeien atau Wasir kamu tak kunjung membaik
Bagi Kawan Permata yang ingin berkonsultasi seputar masalah Ambeien, Hernia, atau penyakit yang memerlukan tindakan bedah. Kawan Permata bisa datang langsung ke Rumah Sakit Permata Kuningan karena kami memiliki 2 Dokter Spesialis Bedah; dr. M. Reja Jaelani, Sp.B dan dr. Fakhriel Muhammad Hamdani, Sp.B
Source:
McKeown, David G. & Goldstein, Scott. (2024). Hemorrhoid Banding. PubMed: StatPearls. Diakses Januari 02, 2026
Nashwan, Abdulqadir J. & Rao, Asad Gul. (2024).Redefining hemorrhoid therapy with endoscopic polidocanol foam sclerobanding. World Journal of Gastroenterology. Diakses Januari 02, 2026
Talaie, Reza, et.all. (2022). Hemorrhoid embolization: A review of current evidences. (103) 3-11. ELSEVIER Journal. Diakses Januari 02, 2026
Mayoclinic.com. (2025). Hemorrhoids. Diakses Januari 02, 2026. dari https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/hemorrhoids/symptoms-causes/syc-20360268
Mayoclinic.com. (2025). Hemorrhoids. Diakses Januari 02, 2026. dari https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/hemorrhoids/diagnosis-treatment/drc-20360280
dr. Endah Setyaningsih. (2023). rs.ui.ac.id. Wasir. Diakses Januari 02, 2026
Disunting Oleh :
dr. Mochamad Reja Jaelani, Sp. B