Pelayanan Poli : Senin - Jumat : 08.00 - 20.00, Sabtu : 08.00 - 12.00, IGD 24 Jam : (0232) 890 5555

info@rspermatakuningan.com

(0232) 890 5556, 890 5557

Kesehatan

Gabapentin: Manfaat dan Efek Samping

Kesehatan 2 minggu yang lalu, Oleh : marketing

Bagi pasien-pasien yang rutin konsultasi dengan Dokter Spesialis Saraf mungkin sudah tidak asing lagi dengan Gabapentin. Yup, Gabapentin merupakan gabapentinoid yang berinteraksi dengan saluran kalsium di otak dan mengurangi rangsangan di seluruh sistem saraf.

Obat ini termasuk ke dalam obat antikonvulsan (Anti Kejang) yang sering kali diresepkan untuk membantu mengatasi masalah kejang pada penderita epilepsi dan terkadang digunakan untuk mengatasi nyeri neuropatik, khususnya nyeri neuropatik pasca herpes.

Sebuah jurnal yang dirilis oleh PubMed, Gabapentin ini merupakan obat antikonvulsan yang disintesis hampir 40 tahun yang lalu dan pertama kali disetujui pada tahun 1993 untuk pengobatan neuralgia pasca-herpes pada pasien manusia yang kemudian terbukti efektif secara klinis pada manusia yang menderita Kejang Epilepsi (baik kejang parsial refrakter maupun kejang tonik-klonik).

Saat ini, obat ini juga disetujui untuk penanganan neuropati diabetik (kerusakan saraf akibat diabetes) dan sebagai terapi tambahan dalam terapi untuk mengendalikan kejang epilepsi pada anak dan orang dewasa, baik kejang ringan maupun yang menyebar dan menjadi kejang hebat.

Meski begitu, pedoman yang dirilis NICE (National Institute for Health and Care Excellence) tahun 2022, tekait pemberian Gabapentin merekomendasikan untuk tidak menggunakannya pada penderita kejang mioklonik atau penderita epilepsi dengan kejang mioklonik-atonik karena dapat memperburuk kejang.

Manfaat Meredakan kejang dan pereda nyeri neuropati (termasuk akibat herpes)
Kategori Obat Antikonvulsan (Anti Kejang), Pereda Nyeri Saraf (Neuropati)
Golongan Obat Keras
Dikonsumsi oleh Dewasa dan Anak > 6 tahun
Penggunaan Gabapentin pada Ibu Hamil Kategori C: Uji coba pada hewan menunjukkan kemungkinan efek pada janin, sementara data pada ibu hamil masih terbatas.
Bentuk Obat Kapsul, Tablet

Manfaat Gabapentin

Dilansir National Health Service atau nhs.uk Gabapentin adalah obat yang digunakan untuk membantu mengendalikan kejang epilepsi dan nyeri saraf. Nyeri saraf dapat terjadi akibat beberapa kondisi, seperti diabetes, herpes zoster (cacar ular), atau cedera.

Pada penderita epilepsi, gabapentin bekerja dengan mengurangi aktivitas listrik yang tidak normal di otak, sehingga membantu mencegah terjadinya kejang. Sementara itu, pada nyeri saraf, obat ini membantu menghambat sinyal nyeri yang dikirim ke otak dan sumsum tulang belakang, sehingga rasa nyeri dapat berkurang.

Efek Samping Gabapentin

Penggunaan Gabapentin sering kali memberikan efek samping yang berbeda pada sebagian orang. Dilansir my.clevelandclinic.org beberapa efek samping dari penggunaan Gabapentin diantaranya:

  1. Merasa Lelah
  2. Pusing
  3. Sakit kepala
  4. Mual dan muntah
  5. Demam
  6. Kesulitan berbicara
  7. Infeksi berulang
  8. Hilang ingatan
  9. Penambahan berat badan
  10. Masalah gerakan: masalah koordinasi, ketidakstabilan, tremor, gerakan tersentak-sentak
  11. Masalah mata: gerakan mata yang tidak biasa, penglihatan ganda

Laporan yang dirilis Mayoclinic untuk efek samping pada anak biasanya ditandai dengan:

  1. Perilaku agresif atau masalah perilaku lainnya
  2. Kecemasan
  3. Masalah konsentrasi dan perubahan prestasi sekolah
  4. Menangis
  5. Depresi
  6. Rasa nyaman yang semu
  7. Hiperaktivitas atau peningkatan gerakan tubuh
  8. Perubahan suasana hati yang cepat
  9. Bereaksi terlalu cepat, terlalu emosional, atau berlebihan
  10. Kegelisahan
  11. Kecurigaan atau ketidakpercayaan

Efek samping serius yang memerlukan pertolongan medis sesegera mungkin:

  1. Pikiran untuk menyakiti diri sendiri atau rasa ingin membunuh diri – sejumlah kecil orang yang mengonsumsi gabapentin mengalami pikiran bunuh diri, yang dapat terjadi hanya setelah satu minggu pengobatan.
  2. Suhu tubuh tinggi, pembengkakan kelenjar getah bening yang tidak kunjung hilang, mata atau kulit menguning (ini mungkin kurang terlihat pada kulit cokelat atau hitam), memar atau perdarahan yang tidak biasa, kelelahan atau lemas yang parah, nyeri atau kelemahan otot yang tidak terduga, dengan atau tanpa ruam – ini mungkin merupakan gejala reaksi serius.
  3. Sakit perut yang berkepanjangan, mual atau muntah – ini mungkin merupakan tanda-tanda peradangan pankreas.
  4. nyeri atau kelemahan otot dan Anda menjalani perawatan dialisis karena gagal ginjal
  5. melihat hal-hal yang sebenarnya tidak ada (halusinasi)

Segera konsultasikan dengan dokter apabila Kawan Permata mengalami beberapa gejala di atas.

Dosis Penggunaan Gabapentin

Pemberian dosis obat Gabapentin itu berbeda pada setiap pasien, menyesuaikan kondisi pasien dan tingkat keparahan yang diderita pasien. Selalu ikuti arahan dosis yang diresepkan oleh dokter terkait penggunaan Gabapentin karena obat ini termasuk kedalam golongan Obat Keras. Dilansir drugs.com untuk penggunaan Gabapentin sebagai berikut:

  1. Bagi Penderita Epilepsi:
    • Dewasa dan anak-anak berusia 12 tahun ke atas:
      • Dosis awal:
        300 mg secara oral 3 kali sehari
      • Dosis pemeliharaan:
        300 hingga 600 mg secara oral 3 kali sehari
      • Dosis maksimum:
        2400 hingga 3600 mg/hari; dosis hingga 2400 mg/hari telah ditoleransi dengan baik dalam studi jangka panjang; Dosis 3600 mg/hari telah digunakan pada sejumlah kecil pasien untuk durasi yang relatif singkat dan ditoleransi dengan baik
    • Anak-anak usia 3 hingga 11 tahun:
      • Dosis awal:
        10 hingga 15 mg/kg/hari secara oral dalam 3 dosis terbagi
      • Dosis pemeliharaan:
        • Usia 3 hingga 4 tahun: 40 mg/kg/hari secara oral dan dalam 3 dosis terbagi (3 kali sehari)
        • Usia 5 hingga 11 tahun: 25 hingga 35 mg/kg/hari dalam 3 dosis terbagi (3 kali sehari)
      • Dosis maksimum:
        Dosis hingga 50 mg/kg/hari telah ditoleransi dengan baik dalam studi klinis jangka Panjang
    • Anak-anak di bawah usia 3 tahun: 
      Penggunaan dan dosis harus ditentukan oleh dokter Anda.
  1. Bagi neuralgia pascaherpes:
    • Dewasa:
      • Sediaan lepas cepat:
        • Dosis awal:
          Hari 1: 300 mg diminum sekali
          Hari 2: 300 mg diminum 2 kali sehari
          Hari 3: 300 mg diminum 3 kali sehari
          Titrasi dosis sesuai kebutuhan untuk meredakan nyeri
        • Dosis pemeliharaan:
          900 hingga 1800 mg/hari diminum dalam 3 dosis terbagi
        • Dosis maksimum:
          1800 mg per hari
      • Sediaan lepas lambat: Tablet lepas lambat Gralise (gabapentin) 24 jam:
        • Dosis awal:
          Hari 1: 300 mg diminum bersama makan malam
          Hari 2: 600 mg diminum bersama makan malam
          Hari 3 hingga 6: 900 mg diminum bersama makan malam
          Hari 7 hingga 10: 1200 mg diminum bersama makan malam
          Hari 11 hingga 14: 1500 mg diminum bersama makan malam
        • Dosis pemeliharaan (Hari ke-15 dan seterusnya):
          1800 mg diminum bersama makan malam
      • Lepas lambat: Tablet lepas lambat Horizant (gabapentin enacarbil):
        • Dosis awal:
          Hari ke-1 hingga Hari ke-3: 600 mg diminum sekali sehari
        • Dosis pemeliharaan (Hari ke-4 dan seterusnya):
          600 mg diminum dua kali sehari
        • Dosis maksimum:
          1200 mg/hari
    • Anak-anak: Penggunaan dan dosis harus ditentukan oleh dokter Anda.

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Mengonsumsi Gabapentin

Sampaikan kepada dokter atau tenaga kesehatan apabila Kawan Permata:

  1. Memiliki gangguan paru-paru atau masalah pernapasan.
  2. Menderita diabetes.
  3. Mengalami gangguan fungsi ginjal atau sedang menjalani terapi cuci darah (dialisis).
  4. Sedang atau pernah mengalami gangguan suasana hati, depresi, serta memiliki pikiran atau perilaku untuk menyakiti diri sendiri.
  5. Memiliki riwayat penyalahgunaan obat-obatan atau konsumsi alkohol.
  6. Sedang hamil, merencanakan kehamilan, atau menyusui.

Selain itu, informasikan kepada tenaga kesehatan mengenai seluruh obat yang sedang dikonsumsi, baik obat resep maupun nonresep, termasuk suplemen, vitamin, dan produk herbal.

Bijaklah dalam mengonsumsi obat, terlebih dalam penggunaan obat dengan golongan obat keras. Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau tenaga medis sebelum Kawan Permata mengonsumsi berbagai jenis obat.

Mulailah melakukan pola hidup sehat karena menjaga kesehatan jauh lebih baik dari pengobatan dan pemulihan dengan menggunakan obat.

Source:

Cesare, Federica Di, et.all. (2023). Gabapentin: Clinical Use and Pharmacokinetics in Dogs, Cats, and Horses. MDPI Journal: Animals. 13(12): 2045. Diakses Januari 15, 2026

Canadian Agency for Drugs and Technologies in Health. (2024). Gabapentin for Seizures. Canadian Journal of Health Technologies. dari https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK609608/. diakses Januari 15, 2026

Drugs.com. (2025). Gabapentin Dosage. dari https://www.drugs.com/dosage/gabapentin.html#Usual_Adult_Dose_for_Postherpetic_Neuralgia. Diakses Januari 15, 2026

Mayoclinic.org. (2026). Gabapentin (oral route). dari https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/gabapentin-oral-route/description/drg-20064011. Diakses Januari 15, 2026

my.clevelandclinic.org. (2021). Gabapentin. dari https://my.clevelandclinic.org/health/drugs/21561-gabapentin. Diakses Januari 15, 2026.

NHS.uk. (2022). About Gabapentin. dari https://www.nhs.uk/medicines/gabapentin/about-gabapentin/. Diakses Januari 15, 2026

Disunting Oleh : apt. Orin Tri Wulan, S.Farm

Hubungi Kami

Jl. Cut Nyak Dien,Kel. Cijoho,Kec. Kuningan,Kab. Kuningan,Prop. Jawa Barat

info@rspermatakuningan.com

(0232) 890 5556, 890 5557

IGD (0232) 890 5555

Follow Us

© 2020 - 2026 IT RS Permata Kuningan, PT Kuningan Kampung Sehat.
All Rights Reserved.

Designed by HTML Codex
Distributed by ThemeWagon